Latest Post

Ketua Umum YPSA Tutup Quantum Leadership Ramadhan 1437 H YPSA

Written By yuslihanf on Minggu, 26 Juni 2016 | 20.28.00


Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz tutup Quantum Leadership Ramadhan (QLR) 1437 H YPSA di ruang serbaguna Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Kamis (23/6/16).

Tampak hadir Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., Ketua Harian Addaratul Hasanah, S.Sos., S.Pd., Kepala SD, SMP, dan SMA YPSA.

Dalam sambutannya Ketua Umum YPSA mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Shafia Institut dan juga kepada seluruh panitia QLR yang terus bekerja agar dapat terselenggaranya acara ini dengan baik.

Umi Etty sapaan Ketua Umum YPSA juga mengharapkan kepada seluruh peserta QLR untuk dapat memahami dan mengamalkan apa yang sudah di dapat di QLR ini.

“Semoga kita menjadi manusia-manusia yang bersyukur, manusia yang Qur’ani, dan menjadi orang sukses di jalan Allah SWT”.

Dalam rangkaian acara tersebut Ketua Shafia Institut Dr. Syafruddin Syam melepas badge dan serahkan sertifikat peserta QLR 1437 H disaksikan kepala SD, SMP, dan SMA YPSA kepada ketua panitia QLR YPSA.

Acara penutupan ini diawali dengan pembacaan ayat suci al-qur’an, dilanjutkan dengan beberapa penampilan siswa seperti penayangan video dokumenter buatan siswa YPSA, visualisasi puisi, dan lagu Islami.

Acara diakhiri dengan pembagian hadiah kepada peserta terbaik QLR 2016, hadiah kepada kelompok terbaik, dan pembagian voucher kepada peserta QLR YPSA yang mengikuti paling lama. Diberikan juga khusus dari YPSA kepada siswa pembaca Al-Qur’an.

Menunggu Pengumuman Hasil US/UN SD Tahun 2016

Written By yuslihanf on Rabu, 22 Juni 2016 | 00.51.00

Pengumuman hasil Ujian Sekolah (US) SD Shafiyyatul Amaliyyah direncanakan pada hari Sabtu, 25 Juni 2016. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 045/H/HK/2015 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) US/M tahun pelajaran 2015/2016.

Provinsi mengirim hasil skoring US/M ke Kabupaten/Kota paling lambat tiga minggu setelah pelaksanaan US/M. Selanjutnya, Kabupaten/Kota mendistribusikan hasil skoring US/M ke satuan pendidikan untuk digunakan pertimbangan dalam penentuan kelulusan peserta didik dari US/M paling lambat empat minggu setelah pelaksanaan US/M.

Adapun ketentuan kelulusan sebagaimana dalam POS tersebut:

US/M

  1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai US/M.
  2. Kriteria kelulusan US/M ditetapkan melalui rapat pendidik sebelum pelaksanan US/M yang mencakup:
    • nilai minimal setiap mata pelajaran US/M; dan
    • nilai rata-rata minimal mata pelajaran US/M.
Kelulusan Dari Satuan Pendidikan
  1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:
    • menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
    • memeroleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan
    • lulus US/M.
  2. Kriteria peserta didik telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran ditentukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan laporan hasil belajar dari kelas I semester 1 sampai kelas VI semester 2.
  3. Kriteria nilai sikap/perilaku peserta didik ditentukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.
  4. Kriteria peserta didik lulus dari US/M ditentukan satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.


Perang Badar di Quantum Leadership Ramadhan (QLR) YPSA

Written By yuslihanf on Kamis, 16 Juni 2016 | 18.22.00



Masih ingat QLR tahun lalu? Apa yang menjadi favorit kegiatan QLR siswa SD tahun lalu? Tentu tak lain dan tak bukan adalah perang badar.


Perang Badar merupakan salah satu rangkaian kegiatan Quantum Leadership Ramadhan (QLR) SD YPSA. Bukan perang sebenarnya tapi merupakan sebuah pertunjukan dari siswa dan juga lebih dari mengingat tentang perjuangan Rasulullah Muhammad SAW dahulu.

Siswa SD YPSA sangat antusias dan bergembira melakukan kegiatan QLR Ramadhan di YPSA ini. Mari segera daftarkan putera-puteri anda mengikuti pesantren kilat atau Quantum Leadership Ramadhan pada tanggal 20 -23 Juni 2016 yang dimulai dari unit PGTK, SD, SMP, dan SMA .

Quantum Leadership Ramadhan (QLR) YPSA terbuka untuk umum!

Gallery foto


Jepang Berencana Masukkan Pemrograman Sebagai Mata Pelajaran Wajib di Sekolah

Written By yuslihanf on Jumat, 10 Juni 2016 | 01.29.00

Pemerintah Jepang melalui MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology) sedang berencana untuk memasukkan pemrograman komputer sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar, sekolah menegah pertama, dan sekolah menengah atas. Untuk sekolah dasar, pemerintah Jepang berencana untuk memulainya pada tahun 2020, diikuti oleh sekolah menegah pertama pada tahun 2021, dan sekolah menengah atas pada tahun 2022.
Di beberapa kota seperti Koga di Prefektur Ibaraki dan Takeo di Prefektur Saga, pemrograman komputer telah masuk ke sekolah dasar melalui kerjasama dengan beberapa perusahaan dan relawan. Hal yang dilakukan oleh pemerintah kota setempat dilaporkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa. Keberhasilan kedua kota ini menjadi acuan bagi kementrian pendidikan Jepang dalam menerapkan kelas pemrograman komputer di daerah lain.
Langkah yang dilakukan oleh pemerintah Jepang ini mengikuti keberhasilan negara-negara lain seperti Israel dan Inggris yang lebih dahulu menyisipkan pemrograman sebagai mata pelajaran wajib di sekolah. Inggris bahkan telah mewajibkan siswa yang berumur lebih dari lima tahun untuk belajar.
Akankah pemrograman menjadi salah satu mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah Indonesia di masa yang akan datang? Kita tunggu saja :).


Khas YPSA: Bermaaf-maafan Sebelum Menunaikan Ibadah Puasa

Written By yuslihanf on Jumat, 03 Juni 2016 | 18.54.00

Keluarga besar Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah Medan hari ini melaksanakan acara "Saling Bermaafan" dengan sesama guru, karyawan dan seluruh jajaran kepengurusan YPSA di Ruang Serbaguna Masjid YPSA (Jumat, 3 Juni 2016).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Pembina YPSA Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak. MM, Ibu Ketua Umum YPSA, Ummi Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, Ibu Sekretaris Umum, Hj. Rizki Fadhillah Raz, M.Psi., Psikolog, Ketua harian, Ibu Addaratul Hasanah Lubis, S.Sos., S.Pd., Kepala Bagian Pendidikan, Bapak Bagoes Maulana, M.Kom, para kepala Sekolah PG/TK, SD, SMP dan SMA serta seluruh guru dan karyawan Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah.

Bulan ramadhan merupakan bulan penuh keutamaan dan kemuliaan, dimana salah satu keutamaan dalam bulan Ramadhan adalah diampuninya dosa-dosa umat islam yang beriman sebagaimana dalam Hadis: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari).

Oleh karena keutamaan yang terdapat pada bulan tersebut, maka bagi keluarga besar Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menjadikannya suatu moment acara untuk saling bermaaf-maafan antar sesama guru dan karyawan serta seluruh jajaran kepengurusan sebelum memasuki bulan Ramadhan dengan tujuan dan harapan seluruh SDM keluarga besar YPSA dapat melaksanakan ibadah lebih khusu' dan hikmat, tidak ada perselisihan dan rasa bersalah terhadap sesama sehingga amal ibadah yang dilaksanakan di bulan Ramadhan ini lebih maksimal dan  apa yang menjadi keutamaan di bulan ramadhan dapat diraih.

Pembina YPSA, Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak. MM. dalam sambutannya mengatakan, banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan selama tahun pelajaran 2015/2016 dan cukup padat baik PG/TK, SD, SMP dan SMA, yang mana pada puncaknya pada kegiatan wisuda yang dilaksanakan pada hari ini, seluruhnya sudah berjalan dengan baik, dan sudah ada kemajuan-kemajuan dan disiplin, siswa/i yang tampil mengisi acara juga sudah cukup baik, dan buya mengucapkan terima kasih atas pencapaian tersebut.

"Banyak apresiasi yang kita dapatkan baik dari wali murid, dinas dan pejabat serta masyarakat untuk YPSA, hal ini patut kita syukuri. Hal ini harus tetap dijaga dan ke depan harus lebih baik". tambahnya.

"Disamping kemajuan-kemajuan yang kita lakukan, masih ada hal-hal yang juga tidak kita lakukan, ini pelajaran dan seharusnya hal ini tidak terjadi, kedepannya tidak ada lagi teguran, semua harus bertanggungjawab", harapan buya kepada seluruh SDM.

Sehubungan dengan akan dilaksanakan pembagian rapor, buya berpesan agar guru-guru tidak menerima bingkisan atau pemberian dari orangtua siswa yang dapat memunculkan rumor, komen-komen yang tidak baik. "Hal ini harus tetap dijaga dan jangan sampai ada guru yang melanggar", ucapnya.

"Mendidik adalah suatu yang luar biasa. Jangan sampai ada yang membeda-bedakan siswa, semua siswa di YPSA tidak membedakan mana yang anak pejabat, yang ekonominya biasa aja dan yang ekonominya tinggi, semua kita berlakukan sama dalam mendidik", pesan buya. 

Dan dengan sehubungan dengan akan menyambut bulan ramadhan, buya berpesan kepada seluruh SDM, agar pada bulan ramadhan ini agar dijadikan suatu evaluasi diri agar ke depan lebih baik.

Pada akhir acara, setelah sambutan-sambutan dilanjutkan dengan acara bersalam-salaman seluruh SDM dengan Bapak Pembina, Ibu Ketua Umum, Sekretaris UMUM YPSA, pengurus, kabag, kepsek, dan disambung bersalaman antar guru dan karyawan.

link: foto

Wisuda Kelulusan Siswa YPSA, Momentum Awal Siswa Melangkah Ke Depan

Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi. Psikolog., berikan ucapan selamat kepada siswa PGTK, SD, SMP, dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) saat acara resepsi kelulusan di lapangan hijau YPSA, Jum’at (3/6/16).

Tampak hadir Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Mewakili Walikota Medan Kadis Pendidikan Kota Medan Marasutan, Kabid Dikdas Dra. Hj. Erni Mulatsih M.Pd., Ketua harian Addaratul Hasanah, Kabag Pendidikan Bagoes Maulana, M.Kom., Kepala Sekolah dan orang tua siswa.

Pada Tahun Pelajaran ini YPSA wisuda sebanyak 349 siswa-siswi dengan rincian PG 16, TK 51, SD 77, SMP 97, dan SMA 108.

Kabid Dikdas Dra. Hj. Erni Mulatsih M.Pd., mengatakan dalam sambutannya, “sangat bangga dengan keberadaan YPSA di tengah-tengah kota Medan. Hal ini dapat dilihat dari prestasi siswa-siswi dan kontribusi YPSA  terhadap dunia pendidikan kota Medan”.

“YPSA merupakan salah satu sekolah yang patut di contoh karena sudah berkarakter sesuai visi misi ‘we shall create golden generation yang disiplin, religi dan cerdas”. Eambah Erni.

Tampak dari pantauan YPSA Online suasana prosesi wisuda sangat khidmat dan diakhiri dengan foto bersama dan sesi lempar toga.

sumber: ypsaonline

YPSA Raih Juara 1 Sekolah Adiwiyata Tahun 2016

Written By yuslihanf on Rabu, 01 Juni 2016 | 18.39.00

SD Shafiyyatul Amaliyyah Mendapat Sertifikat Adiwiyata. 

SMP YPSA meraih juara I sebagai sekolah Adiwiyata Tahun 2016 dari Badan Lingkungan Hidup Kota Medan yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Bapak Ir. ARIEF S TRINUGROHO di Lapangan Upacara SMP N 11 Medan, Selasa (31/5/16).Sedangkan SMA YPSA meraih juara harapan I sebagai sekolah Adiwiyata dan SD YPSA meraih sertifikat sekolah Adiwiyata.

Menurut Kepala SMP YPSA Irsal Efendi, S.Pd., “Penghargaan ini sesuai dengan keadaan lingkungan YPSA yg nyaman dan asri, ditambah taman Maliha yg menjadi ciri taman YPSA. Taman sebagai tempat belajar dan juga menunjukkan rasa syukur terhadap ciptaan-Nya”.

“Ada  70 sekolah di kota Medan dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang menerima penghargaan dan sertifikat dan alhamdulillah SMP YPSA berhasil meraih peringkat pertama, SMA YPSA Harapan 1 dan SD mendapatkan sertifikat Adiwiyata”. Tegasnya.

“Ini merupakan anugerah dari Allah SWT di penghujung akhir tahun pelajaran dan menutup tahun palajaran 2015-2016 penuh dengan kegembiraan. Hal ini tak lepas dari buah pikir dan karya dari Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz dan Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., yang tak kenal lelah dalam memberikan kontribusinya untuk hijaunya YPSA ini dan lingkungan YPSA yang nyaman, asri dan ditambah dengan taman Malihanya”. Kata Irsal.

Kepala SMA Rudi Sumarto, S.Si.,M.M., mengatakan, “Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang telah menerapkan sistem dengan maksud untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Program Adiwiyata sendiri telah dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan berlanjut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup melalui kegiatan pembinaan, penilaian dan pemberian penghargaan Adiwiyata kepada sekolah. Pedoman pelaksanaan program Adiwiyata diatur dalam Peraturan Menteri LH Nomor 5 Tahun 2013”.

“Kriteria penilaian Penghargaan Adiwiyata meliputi 4 aspek yaitu, Aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan hidup; Aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan hidup; Aspek kegiatan lingkungan di sekolah berbasis partisipatif; Aspek Pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan”. Tambah Rudi.

Pada tahun 2016 penganugerahan Adiwiyata diberikan kepada Sekolah-sekolah yang telah lulus administratif dan penilaian atas dokumen yang telah terlebih dahulu diseleksi oleh Propinsi atau kota, selanjutnya oleh tim Adiwiyata menguji seluruh dokumen untuk dapat dilakukan verifikasi lapangan. Hasil dari kegiatan tersebut diteruskan untuk diuji oleh Dewan Pertimbangan Adiwiyata. Tambah Rudi.

SD Shafiyyatul Amaliyyah Gelar Pameran Hasil Karya Siswa

Written By yuslihanf on Selasa, 31 Mei 2016 | 21.25.00


Medan - SD Shafiyyatul Amaliyyah menyelenggarakan Pameran yang merupakan rangkaian Acara Pelepasan Siswa/i Kelas VI SD Shafiyyatul Amaliyyah, di Raz Hotel & Convention, Selasa, 31 Mei 2016. 

Pameran ini menampilkan hasil karya siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah pada kegiatan belajar mengajar selama tahun pelajaran 2015/2016.

Beberapa hasil karya yang dipajangkan yaitu; topeng, boneka dua dimensi, relief dari sabun, lukisan, kaligrafi, hiasan dari botol daur ulang, map file, bunga dari kertas dan hasil karya lainnya.

Koordinator kegiatan pameran, Ibu Dra. Nurlaila  mengungkapkan, pameran ini merupakan salah satu kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan secara bersamaan dengan acara pelepasan. Pameran ini adalah merupakan penampilan hasil karya siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah dari kelas I s/d VI selama KBM TP 2015/2016.

”Pameran ini tujuan untuk mengajak kepada siswa/i lebih termotivasi dalam berkreasi dan berinovasi, dan bagi orangtua siswa/i yang melihat tentunya untuk  mendorong putra/inya lebih giat lagi menciptakan karya-karya walaupun sederhana tetapi dari sini adalah awal untuk ke depannya", kata Ibu Dra. Nurlaila yang akrab dengan panggilan bu Lela. 

"Selain itu dengan menampilkan karya-karya siswa/i  orangtua dan masyarakat akan merasa tertarik untuk menyekolahkan kembali putra/inya ke YPSA", tambahnya.

Saat ini hasil karya siswa/i terbilang sudah cukup baik dengan adanya kegiatan praktik untuk membuat hasil kreatifitas pada kegiatan belajar mengajar di SD YPSA baik pelajaran Intrakurikuler maupun ekstra kurikuler.

Wakil Kepala Sekolah SD Shafiyyatul Amaliyyah, Ibu Lidiana, S.Pd. mengungkapkan, hasil karya siswa/i ini adalah hasil karya selama melaksanakan KBM TP 2015/2016 baik pada saat KBM Intrakurikuler maupun Ekstra Kurikuler.

"KBM intrakurikuler yang ada di YPSA salah satunya adalah mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, dimana dalam implementasi pembelajarannya adalah praktik untuk membuat hasil karya-karya seperti membuat topeng, menyulam, jumputan, membatik, menjahit, membuat boneka, relief, kreatifitas origami, dan lainnya, dan untuk ekstra kurikuler ada kaligrafi, lukis dan mewarnai", kata Lidiana.

Pameran ini cukup ramai dikunjungi oleh para siswa dan orangtua siswa, disamping tempat pameran di bagian sudut terdapat tempat berfoto-foto yang diperuntukkan bagi orangtua dan siswa yang ingin mengabadikan momentum acara tersebut.


Meriah, Pentas Seni dan Pelepasan Siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah Medan.

Tari Persembahan
Sekolah Dasar Shafiyyatul Amaliyyah menyelenggarakan acara pelepasan siswa/i kelas VI SD Shafiyyatul Amaliyyah Tahun Pelajaran 2015/2016 di Adighara Room, Raz Hotel & Convention Jalan Dr. Mansyur No. 164, Selasa, 31 Mei 2016.

Acara yang bertema: "Menjadi Generasi Emas Yang Sukses Bermanfaat Untuk  Agama, Bangsa dan Negara", diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, tari persembahan dan pemberian Tepak Sirih.

Hadir dalam acara tersebut Bapak Pembina YPSA, Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak. M.M., Ibu Ketua Umum YPSA, Umi Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, Sekretaris Umum YPSA, Hj. Rizki Fadhillah Raz, M.Psi., Psikolog, Ketua Harian YPSA Ibu Addaratul Hasanah Lubis, S.Sos, S.Pd. orangtua siswa/i dan tamu undangan.

Ibu Hj. Rizki Fadhillah Raz, M.Psi., Psikolog dalam sambutannya berpesan kepada siswa-siswi untuk dapat terus belajar dan mengamalkan apa yang telah didapat di sekolah ini. “Sekarang ini anak-anak sedang tahap beranjak remaja dan pubertas, semoga kalian dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Pandai-pandailah mencari teman dan tidak terpengaruh lingkungan”.

“Dimanapun kalian melanjutkan sekolah tetap jaga nama baik sekolah dan orang tua kalian. Kami berharap kalian tetap melanjutkan di SMP YPSA ini”. Tambah miss Kiki.

Bapak H. Ahmad Arif, SE, MM, yang merupakan salah satu orangtua siswa kelas VI dalam sambutannya mengatakan “saya sangat berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah membimbing anak kami hingga menamatkan sekolah dasarnya di sekolah ini. Saya yakin guru-guru disini telah memberikan dan mengajarkan yang terbaik bagi anak-anak kami sehingga mendapatkan ilmu, nilai, kemampuan dan prestasi yang terbaik pula.”

“Kami bersyukur anak-anak kami bersekolah disini, sehingga kamipun berkesimpulan bahwa ternyata keputusan kami menyekolahkan anak kami di SD YPSA ini sangat tepat. Dan saya pribadi masih tetap melanjutkan sekolah SMP anak saya ini di SMP YPSA”.

Kepala SD YPSA Azhar Fauzi, M.Pd.I., mengatakan “terima kasih pada orangtua yang telah mengamanahkan putra-putrinya dididik di SD YPSA selama 6 tahun, semoga ilmu pengetahuan yg diperoleh anak-anak bermanfaat dan dapat diaplikasikan ke kehidupan mereka sehari hari”.

“Sesuai tema perpisahan: Menjadi generasi Emas yang sukses dan bermanfaat untuk agama bangsa dan negara, diharapkan siswa-siswi SD YPSA kelas 6 yang berjumlah 77 orang kelak menjadi generasi emas yg bisa mewarnai agama, bangsa dan negara. Seperti saat ini para alumni SD YPSA sudah banyak yg sukses, ada yg bekerja di instansi pemerintahan dan non pemerintahan dgn berbagai profesi. Artinya golden generation yg di cita-citakan pembina YPSA Buya Drs.H. Sofyan Raz, Ak.M.M., sudah mulai terwujud di tengah masyarakat”. Akhiri Fauzi.

Acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari siswa/i, baik siswa/i kelas 1 s/d 5 maupun penampilan dari siswa/i kelas 6 yaitu penampilan tarian, lagu dan kabaret dan yang tak kalah mengesankan yaitu pada saat acara puncak, saat salah satu siswi kelas VI membacakan puisi "kala perpisahan tiba" karya Etty Raz dan diikuti siswa/i lainnya yang menyayikan lagu "Terima Kasih Guruku". Suasana haru dirasakan oleh orangtua dan seluruh yang hadir dalam acara tersebut.

Siswa SD YPSA yang membawakan acarapun sangat fasih menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia.

Acara ini diakhiri dengan saling bersalaman siswa/i dengan guru dan juga orangtua dan dilanjutkan foto bersama sebagai kenang-kenangan.


Link Foto Acara:

Hymne Guru Berubah, Bukan Lagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Lagu Hymne Guru


Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu


Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendikia

Tahukan Anda bahwa ternyata lirik lagu Hymne Guru sudah berubah? Lirik terakhir, yakni 'tanpa tanda jasa', yang sering digunakan untuk julukan bagi guru yang mengajar tanpa pamrih, sudah tidak ada lagi pada lagu Hymne Guru sekarang. Berikut lirik lagu Hymne Guru setelah perubahan.

Perubahan itu dilakukan karena kalimat 'tanpa tanda jasa' terkesan mengurangi pentingnya profesi guru. Padahal peran guru sangat besar sekali sehingga lirik tersebut diganti dengan 'pembangun insan cendekia' yang membuat profesi guru terangkat dan mulia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan lirik Hymne Guru berubah sejak tahun 2006. Namun rupanya masih banyak orang lupa atau bahkan belum mengetahui perubahan itu.

Masyarakat Indonesia, termasuk siswa SD masih sangat familiar dengan istilah 'tanpa tanda jasa'. Tentu hal itu terjadi karena guru yang mengajari mereka masih menggunakan lagu Hymne Guru versi lama. Lagu Hymne Guru ini diciptakan oleh Sartono, guru musik SMP swasta di Madiun yang telah meninggal 1 November lalu. 

Perubahan lirik lagu Hymne Guru pada kalimat terakhir telah disepakati dan ditandatangani pada tanggal 27 November 2007, disaksikan oleh Dirjen PMPTK Depdiknas dan ketua pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hal itu juga diperkuat dengan surat edaran PGRI Nomor 447/Um/PB/XIX/2007 tanggal 27 November 2007.

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/

Pelaksanaan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Written By yuslihanf on Jumat, 27 Mei 2016 | 22.23.00

Pelaksanaan Isra' Mi'raz SD YPSA


Pelaksanaan Isra' Mi'raz SD YPSA di ruang serbaguna Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Jum'at (27/5/16)


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SD Shafiyyatul Amaliyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger