PENERIMAAN SISWA BARU TP 2017/2018

Latest Post

YPSA Sambut Kunjungan Advokat Senior Todung Mulya Lubis

Written By yuslihanf on Senin, 02 Oktober 2017 | 15.34.00

Pengurus Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menerima kunjungan silaturahmi Advokat Senior Indonesia Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, S.H., LL.M., di Raz Plaza Medan, Rabu (27/9/17).

Kunjungan Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, S.H., LL.M. bersama rombongan itu langsung disambut oleh Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M. bersama Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, dan Sekretaris Umum Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi., Psikolog.

Dalam kesempatan ini, ahli hukum dan aktivis Indonesia serta pendiri The Law Office of Mulya Lubis and Partners yang juga merupakan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sumatera Utara ini berkesempatan mengunjungi dan berdialog langsung dengan siswa-siswi kelas 1 Primary (SD Internasional) di gedung Internasional YPSA.

“Kalian semua adalah generasi masa depan yang menjadi harapan kami saat ini. Untuk itu, belajar dan berdedikasi supaya dapat merealisasikan cita-cita tersebut. Kepada para guru, mengajarlah dengan hati, bukan hanya agar anak-anak kita pintar tapi juga supaya anak-anak itu cerdas, kreatif, bermoral, dan berakhlak”, ungkap Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, S.H., LL.M., saat menjawab pertanyaan salah seorang siswa tentang pesan dan kesannya.

Saat berbincang di ruang Pembina YPSA gedung Internasional YPSA usai bertemu siswa SD, Prof. Todung juga menambahkan bahwa tujuan pendidikan ini adalah memberi ilmu kepada generasi emas akan datang. SDM juga memegang peranan penting dalam suksesi pendidikan di sekolah seperti YPSA ini dan ini harus terus dibina.

“Salut saya dengan pak Sofyan Raz. Di usia sekarang ini mampu dan masih menyempatkan diri berdedikasi di dunia pendidikan” ungkapnya.

Di awal kedatangannya, Prof. Todung menyempatkan diri melihat benda koleksi di Raz Collection Museum dan Gallery. “Wah, museum ini adalah salah satu National Treasure!” begitu ungkapnya pada saat menuliskan kesan dan pesan tentang Raz Collection Museum & Gallery.

Buya Sofyan Raz sangat senang atas kehadiran salah satu tokoh hukum dan guru besar di Universitas Indonesia ini.

“Pertemuan hari ini begitu berkesan, pak Todung hadir di YPSA sebagai bentuk dukungan kepada YPSA untuk terus membangun dan mencerdaskan anak bangsa sebagai Golden Generation kita di masa mendatang,” ujarnya.

Ia berharap, semoga ini menjadi motivasi kepada YPSA, untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan di YPSA dan Sumut khususnya dan Indonesia umumnya.

Di akhir pertemuan, Pembina YPSA menyerahkan buku biografi Sofyan Raz Membangun Generasi Emas, Ketua Umum YPSA serahkan buku biografi Hj. Rahmawaty Alam Terkembang Jadi Guru, dan Sekretaris Umum YPSA serahkan bingkisan YPSA kepada Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, S.H., LL.M. di ruang Sakinah gedung Internasional YPSA

Pengusaha Muslim Silaturrahim Ke YPSA Bahas Masa Depan Ekonomi Ummat

Written By yuslihanf on Rabu, 27 September 2017 | 15.39.00

Pembina YPSA Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak., M.M., Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, dan Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi., Psikolog terima kunjungan dari para pengusaha muslim di bawah pimpinan dr. Marjono, Ustadz H. Samin Pane, Ibu-ibu Pengajian Fastabiqul Khairat Medan, serta pimpinan PT. Dua Satu Dua Syarindo di ruang Sakinah gedung Internasional YPSA, Selasa (20/9/2017).

Pada pertemuan ini dilaksanakan diskusi tentang rencana membangun ekonomi Umat serta rencana kedatangan Ustadz Abdul Somad, Lc. ke Medan. Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua. Amiin ya robbal ‘alamiin.

Buya Sofyan Raz mengatakan bahwa Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) tetap berkomitmen dan mendukung penuh kegiatan untuk kemajuan dan perkembangan ekonomi umat Islam Indonesia khususnya Sumatera Utara.

“YPSA siap bekerjasama dengan siapa saja untuk kemajuan dan kemakmuran umat Islam termasuk dengan para pengusaha muslim Sumatera Utara. Melalui pertemuan ini kita harapkan dapat menemukan formula baru untuk kemajuan dan pembangunan umat Islam, apabila para pengusaha muslim dan pengajian-pengajian dapat bersatu padu membangun kekuatan”. Kata Buya Sofyan Raz.
Di pertemuan ini juga membicarakan tentang rencana kedatangan ustadz Abdul Somad yang insyaallah akan ke Medan.

Marjono selaku pimpinan pengusaha muslim sangat berterima kasih kepada YPSA, sekolah Islam populer di Sumatera Utara bahkan di Indonesia. Menurutnya langkah-langkah kerjasama seperti inilah yang harus dilakukan umat Islam sekarang ini.

Tidak ringan membangun ekonomi umat saat ini. Namun apabila dilakukan secara bersama-sama tentu ini modal penting agar pekerjaan kedepan terasa ringan.

Untuk itu dari hasil pertemuan ini kita dapat menentukan langkah-langkah untuk kemajuan umat Islam Indonesia, Sumatera Utara khususnya, akhiri dr Marjono.

Di akhir pertemuan Buya Sofyan Raz dan Hj. Rangkayo Rahmawaty memberikan cenderamata kepada pimpinan pengusaha muslim Sumatera Utara.

Ketua Umum YPSA Dianugerahi Bundo Kanduang dan Gelar Rangkayo

Written By yuslihanf on Senin, 18 September 2017 | 08.13.00

Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz dinobatkan sebagai Bundo Kanduang perwakilan Sumatera Utara oleh Ketua LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) Sumatera Barat Drs. M. Sayuti Datuak Rajo Panghulu, M.Pd.

Penobatan ini dilangsungkan saat acara Medan Minangkabau Fest 2017, Rabu (13/9) di Raz Hotel & Convention Medan.

Menurut Sayuti penobatan penganugerahan Bundo Kanduang kepada Ketua Umum Pasatuan Induak Bareh (PIB) Hj. Rahmawaty dilihat dari berbagai aspek. Antara lain Rahmawaty seorang tokoh wanita Minang di Sumatera Utara yang sangat peduli dengan suku dan orang Minang Sumatera Utara. Kedua, Rahmawaty seorang tokoh Minang Sumatera Utara yang sangat peduli pendidikan Islam.

“Maka pantaslah Rahmawaty, kami anugerahi Bundo Kanduang dan Rahmawaty kami beri gelar Rangkayo”, ujarnya.

Wagubsu Dr. Nurhajizah Marpaung mengapresiasi gelaran Medan Minangkabau Fest yang diinisiasi Pasatuan Induak Bareh Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Wagubsu Nurhajizah Marpaung dalam sambutannya saat membuka Medan Minangkabau Fest 2017, Rabu (13/9) di Raz Hotel & Convention Jl. Dr Mansur Medan.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua umum Pasatuan Induak Baleh Rahmawaty Sofyan Raz, Ketua Dewan Pembina YPSA Sofyan Raz, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM) Sumatera Barat Drs. M. Sayuti, M.Pd., pemangku adat, alim-ulama, niniak mamak, cadiak pandai, dan masyarakat Minangkabau yang ada di Sumatera Utara, Konjen Polandia, Konjen Belanda, mewakili Pangdam, mewakili Kapolda, dan mewakili Walikota Medan.

Selain itu kehadiran orgisasi perempuan seperti persatuan Induak Bareh juga diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan Provinsi Sumatera Utara. “Karena kompetisi global saat ini menuntut keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, swasta dan kelompok-kelompok masyarakat social,” ujar Nurhajizah.

Wagubsu pada kesempatan tersebut mengapresiasi organisasi Induak Bareh yang kelahirannya dibangun atas dasar prinsip kebersamaan, kekeluargaan dan kesetiakawanan telah menunjukkan kiprahnya ditengah-tengah masyarakat Sumatera Utara. Kebersamaan tentu akan selalu baik daripada bercerai berai, seperti kata pepatah Minang, barek samo dipikua, ringan samo dijinjing. Ka bukit samo mandaki, ka lurah samo manurun. Sakabek bak siriah, sarumpun bak sarai. Satumpuak bak pinang, sadanciang bak basi, saciok bak ayam.

pepatah ini adalah kebersamaan yang terjalin lanjut Nurhajizah membuat mampu menghadapi situasi apapun. Kebersamaan juga melahirkan kekuatan untuk menghadapi tekanan.

Kehadiran Pasatuan Induak Bareh ditengah masyarakat Sumatera Utara sejadinya adalah bentuk dari kepedulian masyarakat minang untuk berperan aktif dalam membangun provinsi Sumatera Utara. Meskipun organisasi ini adalah organisasi yang berbasis pada ikatan minang, Namun kami sama sekali tidak khawatir organisasi ini akan membatasi diri pada sekat-sekat kultural yang ada.

Nurhajizah pada kesempatan itu berharap organisasi-organisasi yang ada seperti Pasatuan Induak Bareh juga dapat membantu masyarakat dengan memberikan lapangan pekerjaan agar masyarakat khususnya generasi perempuan tidak terjerumus pada perbuatan-perbuatan yang dapat merusak masa depan mereka, terkhusus bagi generasi muda perempuan. “Mari kita cegah anak-anak kita khusus generasi penerus perempuan agar tidak terjerumus lebih jauh lagi kepada perbuatan-perbuatan yang merusak masa depan mereka,” ujar Wagubsu.

Ketua Umum Pasatuan Induak Bareh Hj Rahmawaty Sofyan Raz mengatakan bahwa Pasatuan Induak Bareh didirikan selain dari kecintaan terhadap tanah Minangkabau juga Pasatuan Induak Baleh terpanggil menjadi guru dan Pembina madrasah pertama bagi seseorang sejak dini.
“Kekayaan adat budaya Minangkabau lama kelamaan semakin hilang. Induak Bareh terpanggil untuk membangkitkannya kembali,” ujar Rahmawaty.

Gelaran Medan Minangkabau Fest 2017  ini diisi dengan berbagai perlombaan seperti lomba fotografi, lomba pantun, dan melukis nuansa Minang. Kuliner Minangkabau juga meramaikan bazar di MMF 2017.

sumber: ypsaonline

Ratusan Siswa YPSA Sholat Ghaib Untuk Muslim Rohingya

Written By yuslihanf on Minggu, 10 September 2017 | 09.42.00


Ratusan siswa-siswi Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menggelar sholat ghaib untuk muslim Rohingya-Myanmar di Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Jumat (08/09/2017).

“Selain sholat ghaib, para siswa-siswi YPSA juga menggalang dana kemanusiaan untuk disumbangkan ke para korban muslim Rohingya di Myanmar. Pengumpulan dana ini juga akan dilangsungkan saat pengajian akbar YPSA yang dilaksanakan hari Sabtu siang ini”. Ketua Harian Addaratul Hasanah, S.Sos,S.Pd.

Ketua Harian Addaratul Hasanah, S.Sos,S.Pd., mengatakan, pelaksanaan sholat ghaib dan doa bersama ini bertujuan agar konflik Rohingya segera berakhir.

“Saya mengajak seluruh umat Islam Sumatera Utara juga melakukan sholat ghoib dan mendoakan Muslim Rohingya diberi keselamatan,” seru Addaratul.

Selain itu, lanjut Addaratul, pelaksanaan doa bersama juga bertujuan memberi pembelajaran para siswa-siswi YPSA untuk menumbuhkan sikap empati terhadap siapapun termasuk non muslim, sehingga dapat tertanam empati dan solidaritas karena semuanya berhak mendapat hak dan perlakuan sama.

Syahmuda Manurung, S.H.I., selaku Imam sholat ghaib meminta kepada Allah SWT agar seluruh negara yang sedang konflik terutama di Myanmar agar menjadi negara damai dan makmur, selain itu juga berharap konflik di Myanmar ini segera berakhir. “Harapan seluruh umat, terciptanya perdamaian dunia,” pungkasnya.

Sedikit tentang Rohingya, Rohingya merupakan kelompok etnis muslim asli yang menetap di wilayah Arakan sejak abad XVI. Wilayah tersebut saat ini menjadi bagian dari Negara Bagian Rakhine, wilayah Myanmar Barat yang berbatasan langsung dengan Bangladesh. Istilah Rohingya sendiri berasal dari kata Rohai atau Roshangee yang berarti penduduk muslim Rohang atau Roshang (sebutan untuk daerah tersebut sebelum dinamai Arakan).

Sejak sebelum kemerdekaan Myanmar, etnis Rohingya telah berkali-kali berusaha disingkirkan dari wilayahnya. Pada tahun 2012, muncul gerakan Rohingya Elimination Group yang didalangi oleh kelompok ekstremis 969. Konflik yang pecah memakan 200 jiwa dan 140.000 warga Rohingya lainnya dipaksa tinggal di kamp-kamp konsentrasi yang tidak manusiawi. Menurut sebuah studi oleh International State Crime Initiative (ISCI) dari Queen Mary University of London, Rohingya sudah mulai memasuki tahap akhir genosida yaitu pemusnahan massal dan penghilangan dari sejarah. PBB juga menyebut Rohingya sebagai kelompok etnis paling teraniaya di dunia.

sumber: ypsaonline

Idul Adha 1438 H, YPSA Sembelih 14 Ekor Lembu dan 41 Ekor Kambing

Written By yuslihanf on Selasa, 05 September 2017 | 09.34.00

Masjid Shafiyyatul Amaliyyah berhasil mengumpulkan hewan Qurban untuk disembelih pada hari Raya Idul Adha 1438 H sebanyak 14 ekor lembu dan 41 ekor Kambing di Botanical Garden YPSA, Sabtu (2/9/17).
Ketua panitia pelaksana kegiatan Syahmuda Manurung, S.H.I., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan bulan Zulhijjah di YPSA merupakan pembelajaran bagi seluruh elemen masyarakat terutama siswa-siswi YPSA saat penyelenggaraan penyembelihan hewan Qurban.
“Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang dinantikan umat Islam. Sejarah mencatat berbagai peristiwa yang terjadi di bulan Dzulhijjah. Diantaranya adalah penyelenggaraan ibadah haji dan penyembelihan hewan Qurban”, jelas Syahmuda.
Syahmuda menambahkan, peserta kurban terdiri dari Pembina YPSA beserta keluarga ditambah dengan siswa, orangtua siswa, SDM YPSA, dan masyarakat umum. Dengan penyelenggaraan kurban ini diharapkan siswa dapat memaknainya agar saling berbagai dan peduli menyempurnakan rasa syukur kepada Allah SWT.
Pembagian daging Qurban dilaksanakan pada sore harinya dan diberikan kepada masyarakat sekitar, fakir miskin, SDM YPSA dan Panti Asuhan.
Sehari sebelum sebelum pemotongan hewan Qurban, Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) melaksanakan Sholat Idul Adha1438 H pada hari Jum’at tanggal 1 September 2017 yang dilaksanakan di lapangan hijau YPSA.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H di lapangan hijau YPSA dengan Imam dan Khatib Al-Ustadz Dr. H. Azhar Sitompul, M.A., dihadiri oleh civitas akademika YPSA dan warga sekitar YPSA.
Dalam khutbah dengan tema “Membangun Generasi Qur’ani” ustadz mengatakan, “Mari kita jadikan momentum hari raya Qurban ini untuk tegak bersatu kokoh kembali sesama umat Islam khususnya dan umat manusia umumnya. Bila kita kaitkan dengan kemerdekaan dan NKRI, umat Islam adalah umat yang terdepan dahulunya sangat membenci penjajahan. Hari ini umat Islam jugalah yang menjadi garda terdepan pembela NKRI”.
Pembina YPSA Buya Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, tampak menghadiri kegiatan yang setiap tahun dilaksanakan di YPSA ini.

sumber ypsaonline

Pengajian Akbar YPSA Membentuk Generasi Muslim yang Tangguh

Written By yuslihanf on Rabu, 09 Agustus 2017 | 09.47.00

Dalam mencapai tujuan beragama yang benar, maka umat Islam harus merasakan kebutuhan terhadap agama. Jika tidak ada rasa membutuhkan, maka tidak akan pernah terwujud konsep beragama yang benar.

Hal itu disampaikan Ustad H. Abdul Latif Khan dihadapan jamaah Pengajian Akbar yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA), bertempat di Raz Garden, Sabtu (5/8/2017).

Pengajian rutin yang digelar sebulan sekali itu dihadiri oleh Pembina YPSA Buya Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, orangtua, siswa, guru YPSA, beserta perwakilan organisasi-organisasi keagamaan lainnya dan masyarakat umum.

Dalam tausiahnya yang berjudul “Membentuk Generasi Muslim yang Tangguh”, Ustad Latif Khan menekankan pentingnya umat Islam mengenali agama sendiri. Dengan demikian akan dapat diketahui dengan jelas apa kebutuhannya terhadap agama dan apa keuntungannya dalam beragama. Ada needs dan benefit yang harus dipelajari dengan baik.

“Dengan mengenali kebutuhan terhadap Islam sekaligus keuntungannya, maka segala proses bagi pembentukan generasi tangguh muslim akan berjalan dengan lancar. Pendidikan seorang anak itu berawal dari rumah, dikawal oleh orangtuanya. Yang paling utama jelas ibunya. Rumah adalah tempat di mana ajaran-ajaran agama serta keimanan ditumbuhkan dan dikuatkan,” tandas Latif Khan.
Ia juga mengimbau agar hadirnya cobaan dalam hidup jangan ditanggapi dengan kesedihan dan frustasi yang berlebihan. Karena cobaan baik berupa kesusahan, kesempitan dan fitnah, adalah tanda-tanda bahwa seseorang sudah menempuh jalan yang lurus.

“Jika manusia belum didera cobaan dan ujian berarti jalan yang ditempuh seseorang dalam hidup belum lurus. Cobaan hidup akan membentuk mentalitas yang kuat dan hubungan yang semakin dekat dengan Allah. Generasi tangguh itu tidak pernah mengeluh, tidak pernah takut gagal. Setiap kegagalan akan membuat mereka bangkit lagi. Karena tidak ada kamus gagal dalam Islam. Lihatlah umat Islam yang ada di Palestina. Setiap hari negeri mereka digempur. Anak-anak, perempuan, pemuda, orangtua, semua tak luput diintai maut. Tapi mereka kuat dan terus berpegang teguh di jalan Allah,” sambungnya.

Pada bagian akhir Latif Khan mengajak seluruh umat untuk disiplin dalam menjalankan segala aturan dan ibadah yang telah diatur dalam agama Islam, agar dapat diperoleh keberkahan dan kelapangan dalam segala lini kehidupan. Berupaya untuk terus-menerus memperbaiki diri dalam ibadah dengan keyakinan Islam adalah agama yang bisa memenuhi seluruh kebutuhan kita di segala aspek kehidupan.

sumber: ypsaonline

Undangan Pengajian Akbar Shafiyyatul Amaliyyah 5 Agustus 2017

Written By yuslihanf on Selasa, 01 Agustus 2017 | 09.45.00

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bapak/Ibu/Sdra/i
Kaum Muslimin dan Muslimat
Yang dirahmati Allah SWT
Bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu/Sdra/i untuk meringankan langkah pada:
AcaraPENGAJIAN AKBAR SHAFIYYATUL AMALIYYAH
Hari, TanggalSABTU, 05 AGUSTUS 2017 / 12 DZUL-QA’IDAH 1438 H
Waktu13.00 – SELESAI
TempatRAZ GARDEN YPSA, JL. SETIABUDI NO. 191 MEDAN
TemaMENJADI GENERASI TANGGUH
PenceramahUSTADZ H. ABDUL LATIEF KHAN, S.Ag
SnackTERSEDIA
Contact PersonBapak Azhar Fauzi (0812 659 0589)
Demikian kami sampaikan undangan ini, mari kita ramaikan pengajian dan mengagungkan asma Allah.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
– Panitia Pelaksana –

Di Hari Bumi 22 April, Google Earth Siapkan Kejutan

Written By yuslihanf on Senin, 17 April 2017 | 09.33.00

Menyambut peringatan Hari Bumi yang dirayakan setiap 22 April, Google mengirimkan undangan khusus untuk pengumuman Google Earth baru.
Dikutip dari The Next Web, Kamis 13 April 2017, Google akan mengungkapkan Google Earth baru 18 April, beberapa hari sebelum Hari Bumi tersebut.
Dalam undangan acara yang terpublikasi, Google tidak memberikan apa kejutan yang akan disajikan dalam Google Earth baru. Perusahaan pencarian raksasa itu hanya mengajak pengguna internet untuk menyaksikan rilis layanan baru Google Earth tersebut.
Laman The Next Web menduga, kemungkinan Google akan melakukan desain ulang yang cukup besar pada Google Earth.
Laman itu juga menduga pada Google Earth baru itu, kemungkinan akan dihadirkan fitur virtual reality. Prediksi ini muncul menyusul pengumuman inovasi Google Earth Virtual Reality pada November tahun lalu.
Inovasi Google Earth Virtual Reality sejauh ini hanya tersedia secara gratis pada Stream di HTV Vive. Dengan layanan baru itu, pengguna bisa mendapatkan pengalaman berjalan di jalanan sebuah kota eksotik cukup dari ruangan rumah saja. Dengan Google Earth Virtual Reality, pengguna juga bisa ‘terbang’ ke titik terkenal di berbagai wilayah Bumi.
Saat ini, Google Earth memungkinkan pengguna untuk menikmati pemandangan Google Street View dan tampilan 3D berbagai wilayah di dunia. Google Earth juga memungkinkan pengguna mendapatkan informasi gempa, pesawat yang terbang secara real time. 
Google Earth mulai muncul pada 2001, dengan nama EarthViewer 3DSoftware ini dikembangkan oleh perusahaan yang didanai CIA, Keyhold. Tiga tahun hadir, perusahaan tersebut diakuisisi Google. Sehingga, setahun usai akuisisi, software pemetaan itu diganti namanya menjadi Google Earth.

sumber: deras.co.id

Guru Pembocor Soal UN Dan USBN 2017 Dipecat

Written By yuslihanf on Sabtu, 08 April 2017 | 11.46.00

Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengambil langkah tegas terhadap guru yang membocorkan soal ujian nasional (UN) dan ujian sekolah berstandar nasional (USBN).
Guru berstatus PNS akan dipecat. Sedangkan untuk guru swasta, Kemendikbud akan meminta yayasan memberikan sanksi berat. Guru itu tidak diizinkan mengajar. Selain itu, tunjangan profesi guru (TPG) dicabut.
“USBN jadi ujian bagi guru-guru, apakah mau menuju peradaban atau tidak. Kalau ada guru yang mengajari siswanya curang, akan diberikan sanksi seberat-beratnya,” kata Muhadjir saat memberikan sambutan di Global Sevilla Pulo Mas, Rabu (5/4).
Dengan membantu siswa mengerjakan soal UN maupun USBN, tanpa sadar guru-guru ini telah memahat anak menjadi seorang yang curang.
Guru PNS maupun swasta yang membantu siswa dan membocorkan soal, saya pastikan akan mendapatkan sanksi setimpal. Kalau dia PNS langsung dipecat. Bila swasta, dicabut TPG-nya dan tidak dibolehkan mengajar lagi,” tegasnya.
Saat ini, tim dari Inspektorat turun ke lapangan mencari data tersebut.
Karena kewenangan pendidikan sudah berada di daerah, tim Inspektorat akan bekerja sama dengan pihak provinsi maupun kabupaten/kota.
‎Laporan yang kami terima mengenai kecurangan UN dan USBN langsung ditindaklanjuti. Jadi guru-guru jangan main-main karena guru itu adalah hulu peradaban. Bagaimana hilirnya mau bersih, bila hulunya sudah kotor‎,” tandasnya.

sumber: deras

Pengajian Akbar YPSA 04 Maret 2017 Oleh Ustadz Rudiawan Sitorus,MA

Written By yuslihanf on Senin, 06 Maret 2017 | 22.25.00

YPSA kembali menggelar pengajian akbar dengan ustadz penceramah Rudiawan Sitorus,MA,  yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu 04 Maret 2017 pukul 13.00 WIB di Raz Garden Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA).
Menurut Ketua Panitia Azhar Fauzi, M.Pd.I., pengajian kali ini mengambil tema “Indahnya Hidup Bersama-Mu”, YPSA menggelar pengajian ini rutin setiap bulan dan terbuka untuk umum, siapa sajaBOLEH mengikuti pengajian ini”
“Sebelumnya kita telah mengundang Ustadz H. Raden Muhammad Syafii, S.H., M. Hum., , H. Heriansyah dan ustadz H. Abdul Latif Khan, yang diharapkan mampu memberikan pencerahan dan penguatan kepada umat dan menyampaikan persaudaraan dan perjuangan mengharap ridho Allah SWT”. Jelas Fauzi.
Secara terpisah, Ketua Harian YPSA Addaratul Hasanah mengatakan, ” kita adalah lembaga pendidikan Islam terbaik, ranah kita adalah pembinaan karakter kepada para siswa, menanamkan kejujuran, cinta agama dan tanah air itu yang perlu dipupuk sejak dini kepada para siswa. sebagai umat Islam kita tidak akan tinggal diam jika Islam di lecehkan, namun tidak harus ke Jakarta untuk menunjukkannnya, karena tugas dan tanggungjawab kita lebih besar kepada para anak-anak didik kita, dengan pengajian Akbar YPSA, sebagai salah satu Syiar YPSA di dunia pendidikan yang menyatukan Umat muslim khususnya di Kota Medan”.
Kepala Bagian Pendidikan dan IT, Bapak Bagoes Maulana, M.Kom., menambahkan, sebagaimana dalam kegiatan-kegiatan sebelumnya, Bagian Pendidikan dan IT YPSA memberikan layanan publikasi secara langsung / online yaitu denganLIVE STREAMMING yang dapat diakses oleh masyarakat umum di situs youtube.com dengan harapan para orangtua siswa yang tidak dapat hadir dapat menyaksikan langsung secara live di situs youtube dengan alamat www.youtube.com/official.theYPSA.


sumber: ypsa  online

Sebanyak 19 Siswa dan 5 Guru YPSA Edutour Hongkong-Macau

Written By yuslihanf on Rabu, 01 Maret 2017 | 13.10.00

“Belajar langsung ke negara maju merupakan tujuan untuk membangun karakter manusia unggul yang disiplin, berakhlak dan cerdas bagi siswa YPSA”.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawati saat melepas keberangkatan 19 siswa-siswi dan 5 guru YPSA dalam program Edutour Hongkong & Macau pada 27 February – 3 March 2017 di ruang serbaguna YPSA, Sabtu (25/2/17).
“Diharapkan bahwa tur pendidikan di luar negeri akan menginspirasi para siswa dan guru untuk menulis esai untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki wawasan yang berbeda dan melebar mengikuti tour ke Hongkong dan Macau pada awal 2017”,  ucap Hj. Rahmawati.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada orangtua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada YPSA”, tambah umi panggilan akrab Ketua Umum YPSA.

Bagoes Maulana, M.Kom selaku ketua panitia Edutour luar negeri YPSA mengatakan, “program edutour luar negeri merupakan program tahunan YPSA, dan kali ini negara yang dikunjungi adalah Hongkong dan Macau”.
“Program ini ditujukan untuk mengembangkan wawasan siswa ke dalam dan kepemimpinan dalam aspek ilmiah, organisasi, disiplin, ekonomi, sosial-budaya, dan agama,. Tur ini diambil untuk memperluas pengetahuan siswa, pemahaman, dan pengalaman dalam berbagai aspek dan kemudian membandingkannya dengan yang di negara mereka sendiri, Indonesia. Tur pendidikan juga ditujukan untuk membuat siswa berpikir secara global. Untuk itu, para YPSA melibatkan guru, siswa, dan orang tua”, ungkap Bagoes.
“Adapun beberapa agenda yang akan dijalani selama program edutour ini yakni; Disneyland, Macau, City tour to Ruin of St. Paul, Senado Square, Ama Temple and Venetian having lunch, City tour to Victoria Peak by Tram, City tour to Science Museum, Space Museum, Garden of stars, Clock Towers, Ladies Market, City tour to Nan Lian Garden”. Akhiri Kabag Pendidikan YPSA ini.

Sumber: ypsa online
 
Support : Creating Website | YF | Template
Copyright © 2011. SD Shafiyyatul Amaliyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger