INFO PENERIMAAN SISWA BARU


Latest Post

Tampilkan postingan dengan label SD YPSA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD YPSA. Tampilkan semua postingan

Drama Uwais Al Qorni Pada Pelepasan SD YPSA, Tak Dikenal Bumi Terkenal Dilangit

Written By sdypsa on Selasa, 22 Mei 2018 | 09.41.00

Yayasan Pendidkan Shafiyyatul Amaliyyah melepas siswa-siswi kelas VI SD angkatan XV TP. 2017-2018 di Adhigara Room Raz Hotel & Convention, Sabtu (12/5/18).
Tampak hadir Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., Ketua Harian YPSA Addaratul Hasanah, S.Sos., S.Pd., Kepala SD YPSA Azhar Fauzi, M.Pd.I., dan para orangtua siswa.
Penampilan MC dengan tiga bahasa yaitu bahasa arab, bahasa inggris dan bahasa indonesia mengawali pembukaan pelepasan siswa-siswi YPSA angkatan XV yang dilanjutkan dengan pembacaan do’a, pembacaan ayat suci al-qur’an serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars YPSA.
Tema yang di angkat pada pelepasan kali ini yaitu “Achieve your dream through the blessing of Allah and parents”, dimana Allah dan orangtua merupakan penentu keberhasilan seluruh apa yang kita cita-citakan.
Kepala SD YPSA Azhar Fauzi, M.Pdi menyampaikan dalam sambutannya agar melaksanakan perintah Allah dan perintah berbakti kepada orangtua.
“Untuk anak-anak Bapak sekalian, Bapak berpesan agar selalu melaksanakan perintah Allah dan berbakti kepada orangtua, ini merupakan 2 hal utama yang akan membawa kita kepada kesuksesan dan keberhasilan”.
Pak Fauzi juga menambahkan, “Harapan Bapak kelak ananda sekalian menjadi generasi emas yang bisa mewarnai agama, bangsa dan negara. Seperti saat ini para alumni SD YPSA sudah banyak yg sukses, ada yg bekerja di instansi pemerintahan dan non pemerintahan dgn berbagai profesi. Artinya golden generation yg di cita-citakan pembina YPSA Buya Drs.H. Sofyan Raz, Ak.M.M., sudah mulai terwujud di tengah masyarakat”, akhiri Pak Fauzi.
Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawati sampaikan sambutan dan berikan motivasi kepada siswa kelas VI SD YPSA yang akan meninggalkan seragam merah putih.
“Umi ingin mengatakan, yakinlah bahwa kesuksesan itu ada didepan mata anak-anak umi sekalian, sangat dekat sekali dengan urat nadi kita, berusahalah dan berjuanglah semaksimal mungkin agar menjadi golden generation yang disiplin, religius dan smart”.
Acara drama Uwais Al Qorni oleh siswa-siswi SD YPSA semakin membuat para hadirin dan undangan semakin haru dan larut, drama ini mengisahkan tentang seorang pemuda yang bertakwa kepada Allah dan sangat berbakti kepada ibunya, ia tak populer di kalangan penduduk bumi karena miskin sekali, tetapi ia sangat terkenal di kalangan penduduk langit.
Pemuda tersebut memiliki kerinduan yang sangat besar dan ingin bertemu Rasulullah, namun hingga akhir hayatnya Uwais belum sempat berjumpa dengan Rasulullah Muhammad SAW.

sumber: ypsaonline

Belajar Sambil Bercocok Tanam Di Botanical Garden YPSA

Written By YF on Sabtu, 20 Januari 2018 | 10.04.00

shafiyyatul.comKegiatan siswa-siswi bercocok tanam di kebun sekolah atau sering disebut Botanical Garden YPSA ini bukan hanya sekedar kegiatan, tapi mempunyai tujuan dan manfaat pembelajaran untuk siswa-siswi PGTK, SD, SMP, dan SMA YPSA.


Hal ini dikatakan Ketua Harian YPSA Addaratul Hasanah, S.Sos.,S.Pd., Sabtu (6/1), saat siswa PGTK YPSA memanen Kangkung dan langsung menikmati hasil Kangkung yang di masak oleh gurunya di Botanical Garden YPSA.
Menurut Bu Addaratul tujuan dan manfaat pembelajaran dari kegiatan kebun sekolah di Botanical Garden antara lain untuk pembelajaran leadership, karena dalam memulai berkebun ini siswa diajak berdiskusi bagaimana proses penanaman sayur atau buah, dari mulai membicarakan modal, bibit, lahan, pupuk perawatan, bagaimana apabila gagal dan tanggung jawab dalam perawatan agar hasilnya nanti baik.
“Selain itu kegiatan ini bermanfaat untuk pembelajaran ekonomi dan bisnis/wirausaha siswa YPSA, karena siswa diajak untuk menghitung berapa modal yang harus dikeluarkan, berapa keuntungan dari hasil panen, dan kepada siapa hasil nantinya akan di jual. Dalam hal ini salah satu konsumen yang direncanakan adalah guru dan orangtua siswa Shafiyyatul Amaliyyah. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai pembelajaran Biologi, karena dari kegiatan berkebun ini siswa dapat melakukan penelitian terhadap tanaman yang di tanam”.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini untuk belajar tentang lingkungan hidup, karena dalam berkebun ini memanfaatkan lahan yang ada di sekolah untuk dijadikan kebun sekolah, sehingga lahan dapat dimaksimalkan dengan melakukan kegiatan yang positif. Selain bicara lingkungan hidup, siswa dapat belajar pertanian, karena secara sederhana kebun sekolah di botanical garden ini mengajarkan agar siswa memahami proses tanam, proses perawatan dan proses panen, dimana hal tersebut adalah alur sederhana dalam proses pertanian.
Terakhir, katanya, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan kretifitas siswa dan siswi YPSA dalam bidang pertanian dan memperluas pengalaman belajar. Ini juga tidak lepas dari perah bimbingan dari Pembina YPSA Buya Sofyan Raz dan Ketua Umum YPSA Umi Rahmawati.
Kepala SMA YPSA Bagoes Maulana, M.Kom., mengatakan, “untuk SMA YPSA sendiri menerapkan sistem Sprout Farming Club dalam berkebun ini”.
“Kegiatan Sprout Farming Club merupakan salah satu metode pembelajaran aplikatif bagi siswa dan juga guru di SMA Shafiyyatul Amaliyyah yang bertujuan memberikan pengalaman belajar dan life skill kepada civitas akademika SMA Shafiyyatul Amaliyyah khususnya dalam bidang pertanian. Setiap kegiatan nantinya akan didokumentasikan oleh masing-masing grup dalam bentuk dokumen serta visualisasi sehingga proses pengawasan dan evaluasi dapat dengan mudah dilaksanakan”.
“Selain itu, kegiatan dokumentasi ini menjadi bukti otentik kegiatan Sprout Farming Club di SMA Shafiyyatul Amaliyyah yang kedepannya dapat juga digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat di share secara internal dan eksternal yang tentunya meningkatkan kualitas dan keunikan pembelajaran di SMA Shafiyyatul Amaliyyah”.

SD, SMP, & SMA YPSA Ditetapkan Sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2016

Written By YF on Rabu, 30 November 2016 | 12.15.00

SD, SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2016 oleh Badan Lingkungan Hidup Propinsi SUMUT di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (29/11/16).

Hal ini sesuai dengan surat SK yang diterima pihak sekolah pada saat Gebyar Hari Lingkungan Hidup 2016 Provinsi SUmatera Utara yang diserahkan langsung oleh kepala Badan lingkungan Hidup Provsu ibu Dr. Ir. Hj. Hidayati, M.Si.

Bu Hidayati dalam sambutannya mengUcapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan juga instansi lainnya yang telah berpartisipasi dan dedikasinya terhadap pelestarian lingkungan disekolahnya.

Kepala SD Shafiyyatul Amaliyyah menuturkan, “SD, SMP, dan SMA YPSA merupakan salah satu dari 152 sekolah di Sumatera Utara yang menerima SK tersebut”.

Kepala SMP Shafiyyatul Amaliyyah Irsal Efendi mengungkapkan rasa syukurnya, “Syukur kepada Allah SWT atas raihan ini. Penetapan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada guru dan seluruh siswa YPSA untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah maupun di rumahnya”.

“Semoga ini langkah bagus dan baik bagi YPSA untuk meraih tingkat Nasional kedepannya, amin” akhiri Irsal.

Senada dengan keduanya Kepala SMA YPSA Rudi Sumarto mengatakan bahwa peraihan prestasi ini tak lepas dari motivasi dan dukungan dari Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., dan Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawati.

Sebelumnya, SMP Shafiyyatul Amaliyyah meraih juara I sebagai sekolah Adiwiyata Tahun 2016 dari Badan Lingkungan Hidup Kota Medan yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Bapak Ir. ARIEF S TRINUGROHO di Lapangan Upacara SMP N 11 Medan, Selasa (31/5/16).

Sedangkan SMA YPSA meraih juara harapan I sebagai sekolah Adiwiyata dan SD YPSA meraih sertifikat sekolah Adiwiyata.


sumber: deras.co.id

Siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah Medan Kunjungi Pameran Lingkungan Hidup

Written By YF on Minggu, 14 Agustus 2016 | 00.00.00

Sebanyak 3 orang siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah Medan hari ini mengujungi Pameran Lingkungan Hidup di Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Medan, Komplek Perkantoran Dispenda Kota Medan -Jl. A.H Nasution  No. 32 Medan.  (Jumat, 12 Agustus 2016).

Kunjungan ini adalah merupakan pemenuhan undangan dari Pemerintah Kota Medan, No. 005/8110, yang merupakan kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun 2016 di tingkat Kota Medan.

Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu: Muzakki Al Ghifari Siregar (Kelas 4A), Muhammad Fawwaz Taufiq (Kelas 5B) dan Nathasya Ade Putri Wahyudi (Kelas 5PA) dengan guru pendambing Ibu Yessy Ardhini, S.Pd (Wali kelas 6B dan guru IPA).

Selama kegiatan berlangsung siswa/i mendapatkan pengarahan tentang bank sampah dan rumah kompos yang disampaikan oleh Ibu Hj. Endang Maryanti, SKM., M.Si.yang merupakan Koordinator Sekolah Adiwiyata BLH tingkat Kota Medan tentang sekolah Adiwiyata.

Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Warga yang menabung yang juga disebut nasabah memiliki buku tabungan dan dapat meminjam uang yang nantinya dikembalikan dengan sampah seharga uang yang dipinjam.Sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang nantinya akan dijual di pabrik yang sudah bekerja sama. Sedangkan plastik kemasan dapat dijual untuk didaur ulang menjadi barang-barang kerajinan, jelasnya.

Dalam wawancara terpisah kepada Ibu Yessi Ardini, S.Pd. yang merupakan guru pendamping siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah dalam kegiatan tersebut menjelaskan tentang tujuan dan manfaat dibangunnya bank sampah, dimana dengan adanya bank sampah adalah strategi agar siswa/i lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Untuk sistem pelaksanaannya di sekolah hampir sama seperti halnya di bank-bank, siswa-siswi setelah jajan kemudian bungkus jajan atau botol minuman ditabung ke dalam tempat sampah miliknya sendiri yang diletakkan di belakang kelas masing-masing. Dan setelah beberapa hari yang sudah ditentukan tabungan sampah mereka kemudian di setor kepada Petugas Bank Sampah yang datang ke sekolah. Sampah yang disetorkan kemudian ditimbang dan dicatat di buku rekening oleh petugas bank sampah, dan setiap sampah tentunya dihargai sebagaimana dalam daftar harga yang sudah ditentukan oleh pihak bank sampah, jelas Yessy.

"Jadi selain menjaga kebersihan lingkungan siswa/i juga mendapatkan nilai ekonomi dari hasil pengumpulan sampahnya", tambahnya.

Setelah proses pengmpulan sampah di sekolah, petugas bank sampah akan membawa sampah dan dikirimkan ke Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang yang merupakan tempat untuk proses pemilahan sampah untuk di daur ulang dan pembuatan kompos.

Lihat juga: Profil Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang - BLH Kota Medan





Badan Lingkungan Hidup Kota Medan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata

Written By YF on Minggu, 31 Juli 2016 | 07.00.00

Koordinator Badan Lingkungan Hidup Kota Medan Hj. Endang Maryanti, SKM, M.Si., sosialisasi Sekolah Adiwiyata dan persiapan Penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi di ruang serbaguna Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Sabtu (30/7/16)

Dalam presentasinya Ibu Hj. Endang menyampaikan tentang hal-hal yang harus dipenuhi oleh sekolah untuk menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan atau adiwiyata tersebut. 
sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk dari pembinaan bagi sekolah yang dilaksanakan oleh BLH Kota Medan karena salah satu unit sekolah (SMP Shafiyyatul Amaliyyah) telah meraih juara I sekolah berwawasan lingkungan tingkat kota Medan. 

Setelah kegiatan sosialisasi Ibu Hj. Endang dari BLH Medan, kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi tentang sekolah-sekolah yang telah menerima sertifikat sebagai sekolah berwawasan lingkungan oleh Kepala Sekolah SMP N 42 Ibu Dewi Sri Indrawati Kesuma, S.Pd, M.Si.yang mana SMP N 42 merupakan salah satu sekolah yang telah menerima sertifikat sebagai sekolah adiwiyata pada tahun 2014 lalu.

Dalam presentasinya Ibu Dewi berbagi beberapa pengalaman-pengalamannya dalam usaha untuk mendapatkan predikat sekolah adiwiyata tersebut, serta gambaran-gambaran sekolah yang telah menerima sertifikat adiwiyata.

Ibu Dewi menjelaskan, sekolah adiwiyata itu sendiri bukanlah merupakan suatu perlombaan dalam hal lingkungan yang ada juara 1 dan mendapatkan piala, akan tetapi lebih menekankan kepada bagaimana sekolah membentuk warga sekolah untuk dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.

"Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita", tambahnya.

Tujuan sekolah adiwiyata yaitu mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.


Pemberian Cinderamata


Setelah kegiatan sosialisasi acara dilanjutkan dengan pemberian cideramata dari Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah kepada Koordinator Badan Lingkungan Hidup Kota Medan Hj. Endang Maryanti, SKM, M.Si., dan Kepala Sekolah SMP N 42 Ibu Dewi Sri Indrawati Kesuma, S.Pd, M.Si., yang diserahkan langsung oleh Bapak Ketua Dewan Guru, Azhar Fauzi, M.Pd. yang juga selaku kepala SD YPSA, didampingi oleh Kepala SMP,  Irsal Efendi, S.Pd. dan Kepala SMA, Rudi Sumarto, S.Si, M.M. dan WKS PG/TK Dina Azwina Ramadhan, S.Pd.



Foto-foto Kegiatan


Melepas Balon Sebagai Tanda Awal Pembukaan TP 2016-2017 di YPSA

Written By YF on Selasa, 19 Juli 2016 | 07.22.00

“Terbanglah setinggi-tingginya seperti balon yang kita lepas tadi. walaupun diterpa angin kesana kemari tapi dia akan terus melambung tinggi ke angkasa. Raihlah masa depan dengan kerja dan belajar keras”.

Hal ini diungkap Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.,Psikolog., saat memberikan sambutan upacara Penyambutan Siswa Baru & Pembukaan TP 2016- 2017 di lapangan hijau YPSA, Senin (18/7/16).

Dalam rangkaian upacara tersebut Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.Psikolog., kalungi ID Card siswa YPSA secara simbolis kepada setiap perwakilan dari unit SD, SMP, dan SMA YPSA disaksikan Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., dan Ketua Umum YPSA Hj Rahmawaty, dilanjutkan melepas dan menerbangkan balon-balon PSB TP 2016-2017.

Miss Kiki sapaan akrab Rizki Fadilah Raz mengatakan dalam sambutannya lagi mengatakan bahwa hari pertama masuk sekolah pada tahun 2016-2017.  “Hari pertama masuk kita disambut hujan dan ini merupakan berkah dari Allah SWT, dan semoga Allah SWT meridhoi segala amal dan perbuatan baik kita”.

“YPSA berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan, baik dari segi kurikulum, fasilitas, dan metode pengajarannya dan pengajar. Kita akan terus belajar untuk menjadi yang terbaik. Saya ingatkan kepada anak-anak untuk dapat mempergunakan fasilitas internet dengan sebaik-baiknya. Jadikan itu sebagai sumber dan bahan belajar dengan positif. Kami juga meminta kepada guru dan orangtua untuk dapat bekerjasama untuk mendidik
siswa-siswi kita ini”.

“Kami juga mendorong siswa-siswa untuk dapat menggapai cita-cita setinggi mungkin dan YPSA siap mendorong dan memotivasi apa yang kamu inginkan”.

“YPSA juga pada tahun ini menerima siswa-siswi lulus seleksi beasiswa Anak Mas sebanyak 5 orang. Kelima siswa-siswi ini akan dibiayai penuh oleh YPSA dan PT. Musim Mas sampai tamat sekolah. Ada dari Kabupaten Asahan, Batubara, Humbahas, Labuhan Batu Utara, dan kota Medan. Kepada anak-anak beruntung ini saya ucapkan selamat datang”.

“Terakhir saya buka dengan resmi Tahun Pelajaran 2016-2017 ini. Selamat belajar”. Akhiri Miss Kiki.

Ketua PSB Irsal Efendi mengatakan bahwa “jumlah pendaftar YPSA tahun 2016-2017 berjumlah 445 siswa. Melalui proses seleksi dan tes maka yang berhak menjadi siswa YPSA sampai saat ini berjumlah 368 siswa. Sehingga total siswa YPSA seluruhnya dari PGTK, SD, SMP dan SMA YPSA berjumlah 1338 siswa”.

“saya ucapkan terimakasih kepada seluruh orangtua siswa yang telah mempercayakan YPSA sebagai lembaga pendidikan untuk putera-puterinya belajar. Saya ucapkan terimakasih kepada dewan pembina, panitia, guru-guru, staf dan karyawan YPSA, yang telah membantu atas kelancaran kegiatan ini semua”.
sumber: ypsaonline

Menunggu Pengumuman Hasil US/UN SD Tahun 2016

Written By YF on Rabu, 22 Juni 2016 | 14.51.00

Pengumuman hasil Ujian Sekolah (US) SD Shafiyyatul Amaliyyah direncanakan pada hari Sabtu, 25 Juni 2016. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 045/H/HK/2015 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) US/M tahun pelajaran 2015/2016.

Provinsi mengirim hasil skoring US/M ke Kabupaten/Kota paling lambat tiga minggu setelah pelaksanaan US/M. Selanjutnya, Kabupaten/Kota mendistribusikan hasil skoring US/M ke satuan pendidikan untuk digunakan pertimbangan dalam penentuan kelulusan peserta didik dari US/M paling lambat empat minggu setelah pelaksanaan US/M.

Adapun ketentuan kelulusan sebagaimana dalam POS tersebut:

US/M

  1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai US/M.
  2. Kriteria kelulusan US/M ditetapkan melalui rapat pendidik sebelum pelaksanan US/M yang mencakup:
    • nilai minimal setiap mata pelajaran US/M; dan
    • nilai rata-rata minimal mata pelajaran US/M.
Kelulusan Dari Satuan Pendidikan
  1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:
    • menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
    • memeroleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan
    • lulus US/M.
  2. Kriteria peserta didik telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran ditentukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan laporan hasil belajar dari kelas I semester 1 sampai kelas VI semester 2.
  3. Kriteria nilai sikap/perilaku peserta didik ditentukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.
  4. Kriteria peserta didik lulus dari US/M ditentukan satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.


YPSA Raih Juara 1 Sekolah Adiwiyata Tahun 2016

Written By YF on Kamis, 02 Juni 2016 | 08.39.00

SD Shafiyyatul Amaliyyah Mendapat Sertifikat Adiwiyata. 

SMP YPSA meraih juara I sebagai sekolah Adiwiyata Tahun 2016 dari Badan Lingkungan Hidup Kota Medan yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Bapak Ir. ARIEF S TRINUGROHO di Lapangan Upacara SMP N 11 Medan, Selasa (31/5/16).Sedangkan SMA YPSA meraih juara harapan I sebagai sekolah Adiwiyata dan SD YPSA meraih sertifikat sekolah Adiwiyata.

Menurut Kepala SMP YPSA Irsal Efendi, S.Pd., “Penghargaan ini sesuai dengan keadaan lingkungan YPSA yg nyaman dan asri, ditambah taman Maliha yg menjadi ciri taman YPSA. Taman sebagai tempat belajar dan juga menunjukkan rasa syukur terhadap ciptaan-Nya”.

“Ada  70 sekolah di kota Medan dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang menerima penghargaan dan sertifikat dan alhamdulillah SMP YPSA berhasil meraih peringkat pertama, SMA YPSA Harapan 1 dan SD mendapatkan sertifikat Adiwiyata”. Tegasnya.

“Ini merupakan anugerah dari Allah SWT di penghujung akhir tahun pelajaran dan menutup tahun palajaran 2015-2016 penuh dengan kegembiraan. Hal ini tak lepas dari buah pikir dan karya dari Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz dan Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., yang tak kenal lelah dalam memberikan kontribusinya untuk hijaunya YPSA ini dan lingkungan YPSA yang nyaman, asri dan ditambah dengan taman Malihanya”. Kata Irsal.

Kepala SMA Rudi Sumarto, S.Si.,M.M., mengatakan, “Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang telah menerapkan sistem dengan maksud untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Program Adiwiyata sendiri telah dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan berlanjut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup melalui kegiatan pembinaan, penilaian dan pemberian penghargaan Adiwiyata kepada sekolah. Pedoman pelaksanaan program Adiwiyata diatur dalam Peraturan Menteri LH Nomor 5 Tahun 2013”.

“Kriteria penilaian Penghargaan Adiwiyata meliputi 4 aspek yaitu, Aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan hidup; Aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan hidup; Aspek kegiatan lingkungan di sekolah berbasis partisipatif; Aspek Pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan”. Tambah Rudi.

Pada tahun 2016 penganugerahan Adiwiyata diberikan kepada Sekolah-sekolah yang telah lulus administratif dan penilaian atas dokumen yang telah terlebih dahulu diseleksi oleh Propinsi atau kota, selanjutnya oleh tim Adiwiyata menguji seluruh dokumen untuk dapat dilakukan verifikasi lapangan. Hasil dari kegiatan tersebut diteruskan untuk diuji oleh Dewan Pertimbangan Adiwiyata. Tambah Rudi.

SD Shafiyyatul Amaliyyah Gelar Pameran Hasil Karya Siswa

Written By YF on Rabu, 01 Juni 2016 | 11.25.00


Medan - SD Shafiyyatul Amaliyyah menyelenggarakan Pameran yang merupakan rangkaian Acara Pelepasan Siswa/i Kelas VI SD Shafiyyatul Amaliyyah, di Raz Hotel & Convention, Selasa, 31 Mei 2016. 

Pameran ini menampilkan hasil karya siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah pada kegiatan belajar mengajar selama tahun pelajaran 2015/2016.

Beberapa hasil karya yang dipajangkan yaitu; topeng, boneka dua dimensi, relief dari sabun, lukisan, kaligrafi, hiasan dari botol daur ulang, map file, bunga dari kertas dan hasil karya lainnya.

Koordinator kegiatan pameran, Ibu Dra. Nurlaila  mengungkapkan, pameran ini merupakan salah satu kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan secara bersamaan dengan acara pelepasan. Pameran ini adalah merupakan penampilan hasil karya siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah dari kelas I s/d VI selama KBM TP 2015/2016.

”Pameran ini tujuan untuk mengajak kepada siswa/i lebih termotivasi dalam berkreasi dan berinovasi, dan bagi orangtua siswa/i yang melihat tentunya untuk  mendorong putra/inya lebih giat lagi menciptakan karya-karya walaupun sederhana tetapi dari sini adalah awal untuk ke depannya", kata Ibu Dra. Nurlaila yang akrab dengan panggilan bu Lela. 

"Selain itu dengan menampilkan karya-karya siswa/i  orangtua dan masyarakat akan merasa tertarik untuk menyekolahkan kembali putra/inya ke YPSA", tambahnya.

Saat ini hasil karya siswa/i terbilang sudah cukup baik dengan adanya kegiatan praktik untuk membuat hasil kreatifitas pada kegiatan belajar mengajar di SD YPSA baik pelajaran Intrakurikuler maupun ekstra kurikuler.

Wakil Kepala Sekolah SD Shafiyyatul Amaliyyah, Ibu Lidiana, S.Pd. mengungkapkan, hasil karya siswa/i ini adalah hasil karya selama melaksanakan KBM TP 2015/2016 baik pada saat KBM Intrakurikuler maupun Ekstra Kurikuler.

"KBM intrakurikuler yang ada di YPSA salah satunya adalah mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, dimana dalam implementasi pembelajarannya adalah praktik untuk membuat hasil karya-karya seperti membuat topeng, menyulam, jumputan, membatik, menjahit, membuat boneka, relief, kreatifitas origami, dan lainnya, dan untuk ekstra kurikuler ada kaligrafi, lukis dan mewarnai", kata Lidiana.

Pameran ini cukup ramai dikunjungi oleh para siswa dan orangtua siswa, disamping tempat pameran di bagian sudut terdapat tempat berfoto-foto yang diperuntukkan bagi orangtua dan siswa yang ingin mengabadikan momentum acara tersebut.


Meriah, Pentas Seni dan Pelepasan Siswa/i SD Shafiyyatul Amaliyyah Medan.

Tari Persembahan
Sekolah Dasar Shafiyyatul Amaliyyah menyelenggarakan acara pelepasan siswa/i kelas VI SD Shafiyyatul Amaliyyah Tahun Pelajaran 2015/2016 di Adighara Room, Raz Hotel & Convention Jalan Dr. Mansyur No. 164, Selasa, 31 Mei 2016.

Acara yang bertema: "Menjadi Generasi Emas Yang Sukses Bermanfaat Untuk  Agama, Bangsa dan Negara", diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, tari persembahan dan pemberian Tepak Sirih.

Hadir dalam acara tersebut Bapak Pembina YPSA, Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak. M.M., Ibu Ketua Umum YPSA, Umi Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, Sekretaris Umum YPSA, Hj. Rizki Fadhillah Raz, M.Psi., Psikolog, Ketua Harian YPSA Ibu Addaratul Hasanah Lubis, S.Sos, S.Pd. orangtua siswa/i dan tamu undangan.

Ibu Hj. Rizki Fadhillah Raz, M.Psi., Psikolog dalam sambutannya berpesan kepada siswa-siswi untuk dapat terus belajar dan mengamalkan apa yang telah didapat di sekolah ini. “Sekarang ini anak-anak sedang tahap beranjak remaja dan pubertas, semoga kalian dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Pandai-pandailah mencari teman dan tidak terpengaruh lingkungan”.

“Dimanapun kalian melanjutkan sekolah tetap jaga nama baik sekolah dan orang tua kalian. Kami berharap kalian tetap melanjutkan di SMP YPSA ini”. Tambah miss Kiki.

Bapak H. Ahmad Arif, SE, MM, yang merupakan salah satu orangtua siswa kelas VI dalam sambutannya mengatakan “saya sangat berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah membimbing anak kami hingga menamatkan sekolah dasarnya di sekolah ini. Saya yakin guru-guru disini telah memberikan dan mengajarkan yang terbaik bagi anak-anak kami sehingga mendapatkan ilmu, nilai, kemampuan dan prestasi yang terbaik pula.”

“Kami bersyukur anak-anak kami bersekolah disini, sehingga kamipun berkesimpulan bahwa ternyata keputusan kami menyekolahkan anak kami di SD YPSA ini sangat tepat. Dan saya pribadi masih tetap melanjutkan sekolah SMP anak saya ini di SMP YPSA”.

Kepala SD YPSA Azhar Fauzi, M.Pd.I., mengatakan “terima kasih pada orangtua yang telah mengamanahkan putra-putrinya dididik di SD YPSA selama 6 tahun, semoga ilmu pengetahuan yg diperoleh anak-anak bermanfaat dan dapat diaplikasikan ke kehidupan mereka sehari hari”.

“Sesuai tema perpisahan: Menjadi generasi Emas yang sukses dan bermanfaat untuk agama bangsa dan negara, diharapkan siswa-siswi SD YPSA kelas 6 yang berjumlah 77 orang kelak menjadi generasi emas yg bisa mewarnai agama, bangsa dan negara. Seperti saat ini para alumni SD YPSA sudah banyak yg sukses, ada yg bekerja di instansi pemerintahan dan non pemerintahan dgn berbagai profesi. Artinya golden generation yg di cita-citakan pembina YPSA Buya Drs.H. Sofyan Raz, Ak.M.M., sudah mulai terwujud di tengah masyarakat”. Akhiri Fauzi.

Acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari siswa/i, baik siswa/i kelas 1 s/d 5 maupun penampilan dari siswa/i kelas 6 yaitu penampilan tarian, lagu dan kabaret dan yang tak kalah mengesankan yaitu pada saat acara puncak, saat salah satu siswi kelas VI membacakan puisi "kala perpisahan tiba" karya Etty Raz dan diikuti siswa/i lainnya yang menyayikan lagu "Terima Kasih Guruku". Suasana haru dirasakan oleh orangtua dan seluruh yang hadir dalam acara tersebut.

Siswa SD YPSA yang membawakan acarapun sangat fasih menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia.

Acara ini diakhiri dengan saling bersalaman siswa/i dengan guru dan juga orangtua dan dilanjutkan foto bersama sebagai kenang-kenangan.


Link Foto Acara:

Pelaksanaan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Written By YF on Sabtu, 28 Mei 2016 | 12.23.00

Pelaksanaan Isra' Mi'raz SD YPSA


Pelaksanaan Isra' Mi'raz SD YPSA di ruang serbaguna Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Jum'at (27/5/16)


Hari Pertama Pelaksanaan Ujian Sekolah SD YPSA Berjalan Lancar

Written By YF on Senin, 16 Mei 2016 | 10.16.00

Sebanyak 77 siswa SD Shafiyyatul Amaliyyah  (SD YPSA) hari ini mengikuti ujian sekolah (US) TP 2015/2016, walaupun pagi tadi hujan sempat mengguyur di Kota Medan namun semangat siswa/i untuk mengikuti ujian sekolah tidak surut.

"Siswa/i yang mengikuti ujian sekolah (US) untuk tahun ini sebanyak 77 siswa dan untuk ujian hari pertama ini yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia", kata kepala SD Shafiyyatul Amaliyyah, bapak Azhar Fauzi, M.Pd.I. di ruang pengawas pada saat pelaksanaan briefing pagi dengan para pengawas.

"Sistem pengawas masih sama seperti tahun lalu yaitu dengan sistem silang, dimana pengawas dari SD Shafiyyatul mengawas di sekolah lain, dan pengawas dari luar mengawas di SD Shafiyyatul Amaliyyah", tambahnya. 

Pada saat briefing pagi dengan para pengawas dari luar, Bapak Azhar Fauzi melakukan perkenalan dan menyampaikan beberapa hal tentang pelaksanaan ujian diantaranya tata tertib pelaksanaan ujian, sistem pengawasan dan hal-hal yang harus dilakukan oleh pengawas setelah ujian berakhir.

Adapun jumlah pengawas yang mengawas di SD YPSA sebanyak 8 orang; 2 orang dari MIS AL Falah, 4 orang dari SDS Nurul Huda, dan 2 orang dari SDS PAB 35.

Masjid Al-Raudhah Jalan Kemuning, Masjid Unik di Kota Medan

Written By YF on Rabu, 11 Mei 2016 | 17.41.00

Unik, itulah kata-kata pertama sekali ketika melihat Masjid Al-Raudhah di jalan Kemuning Medan ini.  Masjid Al-Raudhah merupakan masjid yang desain dindingnya dari kaca dan satu-satunya di Sumatera Utara.

Pendiri masjid ini adalah Pembina Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak., M.M. Beliau mengatakan “semoga Masjid ini menjadi manfaat bagi semua umat muslim dimanapun. Masjid ini berdiri merupakan bakti saya kepada ibu saya. Saya sangat menghormati dan mencintai ibu saya. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua”.
“Dengan berkonsep arsitektur Ka’bah dan berdinding kaca, arsitekturnya berencana memperlombakan mesjid ini dalam kategori seni arsitektur. Kehadiran sejumlah tokoh yang diundang ditujukan untuk mengingatkan kita tentang semua manusia akan kembali ke Tuhan. Jadi, apapun jabatan, kedudukan, siapapun dia, pasti akan kembali kepada Tuhannya. Berbuat baik tidak mudah, tapi dengan bahu-membahu, kita dapat menegakkan kebenaran di muka bumi ini,” katanya.
“Saya mencoba membangun masjid ini dengan hati yang suci dan murni.  Karenanya, masjid ini akan dibuat sangat indah dengan konsep Ka’bah dilengkapi taman sesuai  namanya Al-Raudhah,” ujarnya.
Peresmian Masjid Al-Raudhah
Sedangkan penetapan tanggal peresmian, buya menjelaskan alasannya. “Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan tanggal yang tidak mungkin kembali lahir, 13 bulan 3 tahun 2013. Kalau disingkat menjadi 13, 03, 13. Harapannya, momentum unik pendirian mesjid ini akan dikenang masyarakat, para siswa dan calon pemimpin masa depan. Ini adalah monumen kita,” tegasnya.
Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemko Medan Erwin Lubis, M.M., dalam peresmian Masjid Al- Raudhah mengatakan “Kehadiran sebuah mesjid baru akan menularkan sikap spritual generasi tua maupun muda. Karena, saat ini, keberadaan lantunan ayat suci di mesjid kerap tergantikan lewat kaset dan cd, akibatnya, pengajianpun semakin sedikit. Dengan memberdayakan peran teknologi dan informasi, masjid berkonsep unik ini akan menambah minat generasi memperdalam agama, sehingga mampu membina pengembangan spiritual masyarakat,” tuturnya.
Pimpinan Majlis Taklim Jabal Noor Utama sekaligus Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia Medan KH. Zulfiqar Hajar Lc menyatakan pendapatnya berkaitan dengan pembangunan mesjid baru dengan arsitektur modern tersebut. “Salah satu sikap yang patut dicontoh dari Pembina YPSA, ‘bang Sofyan Raz adalah sikapnya untuk meningkatkan kemajuaan generasi, baik di spritual dan pembinaan mental bangsa. Banyak wadah yang dibangunnya sebagai salah satu upaya dedikasinya terhadap masyarakat. Tentunya, mesjid ini akan menularkan mental spritual seluruh generasi bangsa, yang tua maupun yang muda,” tuturnya.
Hadir pada kegiatan peresmian masjid Al-Raudhah pada saat itu antara lain Wakil Bupati Sergai Ir Soekirman, Rektor USU Prof DR. Ahmad Fadhil Lubis (alm), Kepala Menterian Agama Sumatera Utara Drs. H. Abd Rahim, M.Hum, Ketua MUI Sumut Abdullah Syah,  Ketua MUI kota Medan Prof. DR. Muhammad Hatta, tokoh agama juga juga ketua komisi dakwah Sumatera Utara KH Zulfiqar Hajar Lc, dan tokoh pemuda yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Alm. Anuar Shah., (aweng), sejumlah tokoh agama (ustadz), tokoh masyarakat, dan tokoh pemerintahan serta seluruh keluarga besar YPSA Medan.

Bunga Langka di Taman Maliha YPSA

Written By YF on Selasa, 03 Mei 2016 | 07.00.00

Aristolochia Elegans adalah genus tumbuhan besar yang terdiri dari lebih dari 500 spesies dan spesies Aristolochia sulit ditemukan di seluruh dunia. Aristolochia Elegans berasal dari Amerika Selatan, Brasil.
Aristolochia Elegans ini tumbuh menghiasi Taman Maliha Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah Medan.
Nama lainnya bunga Calico pohon anggur, dan bunga ini sangat eksotis, marun-berbintik-bintik mekar gading. Batang menggantung dan melengkung, bunga-bunga terbuka dari tunas hijau biasa,merah, putih dan ungu-berselaput.
Spesies Aristolochia yang umum disebut tanaman merambat pipa atau pipa Belanda untuk alasan ini. Permukaan bagian dalam dari mulut “pipa” ditutupi dengan pola keunguan-coklat yang mengingatkan kain belacu yang menginspirasi spesies ini nama umum “belacu bunga”.
 Bunga-bunga putih kehijauan memiliki bentuk tubulars-melengkung yang menyala di mulut yang menyerupai pipa Belanda abad ke-19 (ingat pipa Sherlock Holme).
Spesies Aristolochia yang umum disebut tanaman merambat pipa atau pipa Belanda untuk alasan ini.Permukaan bagian dalam dari mulut “pipa” ditutupi dengan pola keunguan-coklat yang mengingatkan kain belacu yang menginspirasi spesies ini nama umum “belacu bunga”.
“Pipa Dutchman” adalah nama yang lebih umum digunakan untuk spesies lain, A. durior, yang merupakan tanaman asli hardier ke tenggara Amerika Serikat.“Nyata” pipa Dutchman ini memiliki mekar kecil yang tidak mencolok seperti bunga belacu tapi adalah anggur besar untuk tumbuh serta semua pipevines merupakan sumber makanan larva penting bagi beberapa spesies kupu-kupu.
Anggota Aristolochia genus juga disebut birthworts dan kadang-kadang ditemui dalam persiapan herbal sebagai obat untuk berbagai penyakit serta untuk meringankan rasa sakit saat melahirkan. Mereka kadang-kadang digunakan untuk mengobati malaria dan penyakit lainnya.
Banyak Aristolochias mengandung asam aristolochic alkaloid dan komponen lainnya. Semua tanaman ini sangat beracun, terutama untuk ginjal. Hindari suplemen herbal yang mengandung anggota genus ini.dosis yang salah dapat menyebabkan muntah, sakit dan bahkan kematian.
 
Support : Creating Website | YF | Template
Copyright © 2011. SD Shafiyyatul Amaliyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger